Jakarta, 28 Agustus 2026 – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengawali Moto3 Aragon 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Rider Honda Team Asia tersebut hanya mampu menempati posisi ke-20 pada sesi Free Practice 1 (FP1) di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol.
Veda mencatat waktu terbaik 1 menit 59,919 detik, atau terpaut sekitar 1,522 detik dari pembalap tercepat, David Almansa. Hasil tersebut membuat Veda berada di belakang rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish.
David Almansa Tercepat
David Almansa tampil sebagai pembalap tercepat pada FP1 Moto3 Aragon. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut berhasil mengambil alih posisi teratas menjelang sesi berakhir.
Almansa mengungguli Brian Uriarte yang sebelumnya cukup lama memimpin catatan waktu. Cormac Buchanan kemudian menempati posisi ketiga, disusul Alvaro Carpe.
Persaingan di barisan depan berlangsung ketat hingga menit-menit terakhir. Perubahan posisi terjadi setelah sejumlah pembalap meningkatkan catatan waktunya menjelang bendera finis.
Veda Sempat Masuk Tujuh Besar
Veda sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan pada awal sesi. Pembalap asal Indonesia tersebut bahkan berhasil masuk posisi tujuh setelah memperbaiki catatan waktunya.
Namun, performanya tidak mampu dipertahankan hingga akhir. Veda kemudian melorot ke posisi ke-23 sebelum akhirnya memperbaiki posisi dan menutup FP1 di urutan ke-20.
Selisih waktu yang cukup besar dari Almansa menunjukkan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan Veda bersama tim sebelum sesi berikutnya.
Hakim Danish Lebih Baik
Dalam persaingan dengan Hakim Danish, Veda kali ini harus mengakui keunggulan pembalap Malaysia tersebut.
Danish tampil lebih baik dalam FP1 dan berada di depan Veda dalam daftar waktu. Keduanya memang menjadi rival yang menarik perhatian karena sama-sama bersaing dalam perebutan gelar Rookie of the Year Moto3 2026.
Sebelum seri Aragon, Veda berada di posisi kedua klasemen rookie dengan 97 poin. Ia menjadi salah satu pembalap yang konsisten bersaing di papan atas sejak awal musim.
Brian Uriarte Sempat Memimpin
Brian Uriarte menjadi salah satu pembalap yang tampil kuat sepanjang FP1. Ia sempat memimpin dengan catatan waktu 1 menit 58,830 detik.
Namun, Uriarte mengalami crash di Tikungan 5 menjelang sesi berakhir sehingga harus kembali ke pit. Posisi teratas kemudian direbut Almansa yang berhasil mencatat waktu lebih cepat.
Insiden tersebut membuat persaingan waktu semakin menarik pada penghujung sesi.
Veda Masih Punya Kesempatan
Hasil FP1 belum menentukan posisi start Veda pada balapan Moto3 Aragon. Masih ada sesi latihan dan kualifikasi yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki performa.
Veda juga memiliki pengalaman bangkit dari posisi sulit. Pada Moto3 Ceko sebelumnya, ia mampu finis kelima meski harus memulai balapan dari posisi ke-20.
Karena itu, hasil FP1 di Aragon belum bisa menjadi gambaran akhir peluang Veda pada akhir pekan balapan.
Persaingan Rookie Makin Sengit
Veda dan Danish menjadi dua nama yang terus bersaing dalam perebutan status rookie terbaik Moto3 musim ini. Sebelumnya, Veda sempat unggul atas Danish setelah sejumlah seri.
Keduanya kini harus kembali mengumpulkan poin maksimal di Aragon untuk memperkuat posisi masing-masing dalam klasemen.
Dengan masih berlangsungnya rangkaian sesi Moto3, Veda memiliki kesempatan memperbaiki catatan waktunya dan memangkas jarak dengan para pembalap terdepan.
David Almansa menjadi yang tercepat pada FP1 Moto3 Aragon 2026, sedangkan Veda Ega Pratama harus puas di posisi ke-20. Veda juga tertinggal dari Hakim Danish dalam sesi pembuka tersebut. Meski demikian, hasil FP1 belum menentukan posisi start sehingga Veda masih memiliki kesempatan memperbaiki performanya pada sesi berikutnya.