Pidie, 25 September 2026 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun empat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Pidie, Aceh, sebagai bagian dari pengembangan kawasan pesisir dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Azhari mengatakan empat lokasi pembangunan tersebut tersebar di tiga kecamatan. Program itu direncanakan direalisasikan pada 2026 dengan dukungan pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Pidie sebelumnya mengusulkan lokasi yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program tersebut. Kehadiran KNMP diharapkan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.
Dua Kampung Nelayan Merah Putih akan dibangun di Kecamatan Kembang Tanjong, masing-masing di Gampong Tanjong Krung dan Gampong Jeumerang. Sementara dua lokasi lainnya berada di Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli, serta Gampong Pasi Beurandeh di Kecamatan Batee. Dengan demikian, pembangunan tersebar di sejumlah kawasan pesisir yang memiliki aktivitas masyarakat nelayan. Penentuan lokasi menjadi bagian dari tahapan yang sebelumnya diajukan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Pembangunan di empat titik tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir Pidie.
Azhari menjelaskan pembangunan KNMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyediakan infrastruktur yang mendukung kegiatan masyarakat nelayan. Fasilitas yang dibangun melalui program KNMP secara nasional dapat mencakup sarana produksi, penyimpanan hasil tangkapan, pengolahan ikan, bengkel kapal, hingga fasilitas logistik sesuai kebutuhan masing-masing kawasan. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk membangun kegiatan perikanan yang lebih terintegrasi dari proses produksi hingga pemasaran. Ketersediaan fasilitas pendukung juga diharapkan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan. Dengan dukungan tersebut, kawasan nelayan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi baru di wilayah pesisir.
Meski lokasi pembangunan telah ditentukan, Pemerintah Kabupaten Pidie belum memperoleh informasi terperinci mengenai total anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk empat KNMP tersebut. Pemerintah daerah menyatakan perannya sejauh ini adalah mengusulkan lokasi dan program kepada pemerintah pusat. Informasi mengenai nilai pekerjaan pada setiap lokasi juga belum diumumkan secara terperinci. Karena itu, besaran investasi yang akan digunakan untuk pembangunan empat kawasan tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut. Pemkab Pidie akan mengikuti tahapan pelaksanaan program sesuai mekanisme yang ditetapkan KKP.
Pembangunan di Pidie merupakan bagian dari pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah di sektor kelautan dan perikanan. KKP sebelumnya telah menyelesaikan pembangunan 65 KNMP tahap pertama pada akhir April 2026. Pemerintah membentuk satuan tugas operasionalisasi untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat digunakan secara efektif. Program KNMP diarahkan untuk mendukung swasembada pangan, penerapan ekonomi biru, penciptaan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, serta pengurangan kemiskinan di kawasan pesisir. KKP juga menargetkan pengembangan program tersebut secara lebih luas dalam beberapa tahun mendatang.
Dalam rencana program prioritas 2027, KKP menempatkan pembangunan KNMP di 1.000 lokasi sebagai salah satu agenda nasional, dengan target jangka menengah mencapai 5.000 lokasi pada 2029. Pengembangan tersebut ditujukan untuk mempercepat peningkatan produktivitas masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian. Pembangunan fasilitas diharapkan berjalan bersamaan dengan penguatan kelembagaan dan kapasitas masyarakat nelayan. Pendekatan tersebut memungkinkan hasil tangkapan tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah, tetapi juga dapat memperoleh nilai tambah melalui pengolahan dan pemasaran. Empat lokasi di Pidie menjadi bagian dari perluasan pendekatan pembangunan kawasan nelayan tersebut.
DKP Pidie berharap pembangunan empat Kampung Nelayan Merah Putih mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir. Keberhasilan program nantinya akan bergantung pada pemanfaatan fasilitas secara berkelanjutan serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya. Infrastruktur yang dibangun juga diharapkan membantu nelayan meningkatkan produktivitas dan memperluas peluang usaha yang berkaitan dengan sektor perikanan. Pemerintah daerah akan terus mengikuti perkembangan pelaksanaan pembangunan di empat lokasi yang telah ditetapkan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan pengelolaan yang tepat, KNMP diharapkan menjadi penggerak baru perekonomian pesisir Kabupaten Pidie.