Zagreb, 9 Juli 2026 – Zlatko Dalic resmi mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai pelatih Timnas Kroasia setelah hampir sembilan tahun menangani Vatreni. Keputusan tersebut menandai berakhirnya era salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Kroasia.
Dalic mengambil alih kursi pelatih Kroasia pada 2017 dan langsung membawa perubahan besar bagi tim nasional. Di bawah arahannya, Kroasia menjelma menjadi salah satu kekuatan yang disegani di sepak bola dunia.
Pencapaian terbesar Dalic terjadi pada Piala Dunia 2018 ketika ia membawa Kroasia melaju hingga partai final. Meski akhirnya kalah dari Prancis, keberhasilan tersebut menjadi sejarah karena menjadi final Piala Dunia pertama bagi Kroasia.
Selain itu, Dalic juga berhasil menjaga Kroasia tetap kompetitif dalam berbagai turnamen besar. Ia membawa timnya tampil konsisten di Piala Dunia 2022 dan sejumlah ajang internasional lainnya, sekaligus mempertahankan generasi emas Kroasia yang dipimpin pemain seperti Luka Modric.
Dalam perpisahannya, Dalic menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama dirinya memimpin tim nasional. Ia menyebut perjalanan bersama Kroasia sebagai salah satu bab terpenting dalam kariernya.
“Saya selalu memberikan yang terbaik untuk Kroasia. Banyak momen luar biasa yang kami lalui bersama, dan saya bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Dalic.
Kepergian Dalic meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Kroasia. Ia tidak hanya menghadirkan prestasi, tetapi juga membangun mental juara dan identitas permainan yang membuat Vatreni dihormati di dunia internasional.
Federasi Sepak Bola Kroasia kini harus mencari sosok baru untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun Dalic. Tantangan terbesar bagi pelatih berikutnya adalah mempertahankan daya saing Kroasia di tengah perubahan generasi pemain.
Setelah sembilan tahun penuh cerita, Zlatko Dalic meninggalkan Timnas Kroasia dengan status sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah negara tersebut.