Jakarta, 13 Mei 2026 – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet memberikan apresiasi terhadap pengembangan inovasi radiogenomics yang dinilai mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Teknologi tersebut dianggap memiliki potensi besar dalam meningkatkan akurasi diagnosis dan pengobatan berbasis data medis modern.
Radiogenomics merupakan pendekatan yang menggabungkan teknologi pencitraan medis dengan analisis genetika untuk membantu memahami karakteristik penyakit secara lebih mendalam. Dengan metode ini, tenaga medis diharapkan dapat memberikan penanganan yang lebih tepat dan personal sesuai kondisi biologis pasien.
Bamsoet menilai perkembangan teknologi kesehatan seperti radiogenomics penting didukung agar Indonesia tidak tertinggal dalam pemanfaatan inovasi medis global. Menurutnya, transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit, mempercepat deteksi penyakit, serta mendukung efisiensi sistem kesehatan nasional.
Selain aspek teknologi, pengembangan radiogenomics juga dinilai membutuhkan dukungan sumber daya manusia, riset, dan kolaborasi antara institusi pendidikan, rumah sakit, serta pemerintah. Penguatan ekosistem riset kesehatan dianggap penting agar inovasi medis dapat berkembang dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Pengamat kesehatan menyebut tren pengobatan presisi berbasis data genetika dan pencitraan medis memang terus berkembang di dunia. Dengan dukungan inovasi seperti radiogenomics, layanan kesehatan masa depan diperkirakan akan semakin personal, cepat, dan akurat dalam menentukan diagnosis maupun terapi pasien.