Jakarta, 18 Mei 2026 – Warga dan pengendara di kawasan Semanggi, Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan setelah ditemukan kabel listrik menjuntai hingga mendekati badan jalan. Kondisi tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan besar yang melintas di kawasan padat lalu lintas tersebut. Foto dan video mengenai kabel yang menggantung rendah juga ramai beredar di media sosial dan memicu kekhawatiran publik terkait potensi kecelakaan maupun risiko tersengat listrik.
Menurut laporan warga sekitar, kabel terlihat menjuntai di salah satu titik jalan utama dan cukup mengganggu lalu lintas kendaraan. Sejumlah pengendara bahkan memilih memperlambat kendaraan ketika melintas karena khawatir kabel mengenai tubuh atau kendaraan mereka. Situasi semakin berisiko apabila terjadi hujan atau angin kencang yang dapat membuat kabel bergerak lebih rendah dan membahayakan pengguna jalan. Warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan agar tidak terjadi insiden yang merugikan masyarakat.
Kabel utilitas yang semrawut memang masih menjadi salah satu persoalan infrastruktur di sejumlah wilayah perkotaan, termasuk Jakarta. Selain mengganggu estetika kota, kabel yang tidak tertata dengan baik juga berpotensi menimbulkan bahaya keselamatan apabila rusak atau menjuntai ke area publik. Dalam beberapa kasus sebelumnya, kabel listrik maupun kabel telekomunikasi yang putus sempat menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga gangguan pasokan listrik di sejumlah kawasan. Karena itu, penataan utilitas bawah tanah dan pengawasan jaringan kabel terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pihak berwenang dan petugas utilitas biasanya akan melakukan pengecekan serta pengamanan sementara apabila ditemukan kabel yang membahayakan masyarakat. Langkah penanganan dapat berupa pengangkatan kabel, pemutusan aliran listrik sementara, atau perbaikan jaringan agar posisi kabel kembali aman. Pengamat keselamatan publik menilai laporan cepat dari masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan lebih besar, terutama di area lalu lintas padat seperti kawasan Semanggi yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan menghindari menyentuh kabel yang terlihat menjuntai atau rusak di ruang publik. Pengendara juga disarankan mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi terdampak hingga penanganan selesai dilakukan. Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan infrastruktur perkotaan memerlukan pengawasan rutin dan respons cepat agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung aman tanpa ancaman dari fasilitas umum yang bermasalah.