Jakarta, 10 September 2026 – Pelatih Napoli Massimiliano Allegri menilai kesalahan yang dilakukan timnya sendiri menjadi salah satu faktor penting dalam kekalahan 0-1 dari Arsenal pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli mampu menahan tekanan tim tamu dalam waktu cukup lama sebelum Martin Ødegaard mencetak gol penentu pada menit ke-75. Allegri mengakui Arsenal merupakan salah satu tim terkuat di Eropa, tetapi ia melihat Napoli sebenarnya mempunyai kesempatan mendapatkan hasil lebih baik. Sejumlah keputusan pada umpan terakhir dinilai kurang tepat ketika tuan rumah berhasil menemukan ruang untuk menyerang. Napoli juga gagal mengantisipasi kombinasi cepat yang berujung pada gol Ødegaard meskipun pola tersebut sudah dipelajari sebelumnya. Kekalahan itu membuat Napoli harus segera melakukan evaluasi sebelum menjalani pertandingan berikutnya.
Pertandingan berlangsung relatif seimbang pada babak pertama ketika Napoli berusaha keluar dari tekanan Arsenal dengan penguasaan bola yang terukur. Allegri menilai anak asuhnya beberapa kali mampu melewati tekanan awal lawan dengan kualitas permainan yang cukup baik. Masalah muncul ketika Napoli memasuki area akhir karena sejumlah peluang serangan tidak dilanjutkan dengan keputusan yang tepat. Pelatih berusia 59 tahun tersebut mencatat ada sekitar lima hingga enam situasi yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik apabila umpan terakhir dilakukan secara akurat. Arsenal pada sisi lain mampu mempertahankan struktur permainan sehingga tidak memberikan banyak ruang ketika kehilangan bola. Situasi tersebut membuat Napoli kesulitan mengubah keberhasilan keluar dari tekanan menjadi peluang bersih di depan gawang.
Arsenal memang mempunyai sejumlah peluang sebelum turun minum melalui Bukayo Saka, Mikel Merino, dan pemain lainnya. Napoli tetap mampu bertahan dan menjaga skor tanpa gol sampai pertandingan memasuki jeda. Kevin De Bruyne dan Matteo Politano juga sempat memberikan ancaman terhadap pertahanan Arsenal, meskipun belum mampu menghasilkan gol. Allegri melihat penampilan pada periode tersebut menunjukkan Napoli sebenarnya dapat bersaing dengan lawan yang memiliki kualitas tinggi. Ia terutama mengapresiasi disiplin serta pengorbanan pemain ketika harus bertahan menghadapi tekanan. Namun, kualitas pertandingan di level Liga Champions membuat setiap kesalahan kecil berpotensi langsung menghasilkan konsekuensi besar. Napoli akhirnya mengalami hal tersebut ketika pertandingan memasuki 15 menit terakhir.
Tekanan Arsenal meningkat setelah babak kedua dimulai dan membuat Napoli semakin banyak bertahan di wilayah sendiri. Tim asuhan Mikel Arteta menguasai permainan dan terus mencari celah melalui pergerakan pemain di antara lini pertahanan tuan rumah. Allegri melakukan sejumlah perubahan untuk memberikan energi baru sekaligus menjaga keseimbangan tim. Napoli sempat mampu mempertahankan skor 0-0 meskipun Arsenal terus menekan dan menciptakan peluang. Secara keseluruhan, Arsenal tercatat melepaskan 26 percobaan sepanjang pertandingan, jumlah tertinggi mereka dalam satu laga Liga Champions sejak awal musim lalu. Statistik tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang harus dihadapi lini belakang Napoli. Meski demikian, sebagian besar serangan Arsenal masih dapat diredam hingga Ødegaard menemukan jalan untuk memecah kebuntuan.
Gol kemenangan Arsenal tercipta melalui rangkaian kombinasi yang menurut Allegri seharusnya dapat diantisipasi pemain Napoli. Christos Tzolis terlibat dalam pembangunan serangan sebelum bola akhirnya berada dalam penguasaan Ødegaard. Kapten Arsenal tersebut melepaskan tembakan kaki kiri yang mengenai bagian dalam tiang sebelum masuk ke gawang pada menit ke-75. Allegri menyesalkan cara Napoli mengikuti pergerakan lawan dalam situasi satu-dua tersebut. Menurutnya, Arsenal memang sangat baik memainkan kombinasi semacam itu dan Napoli sudah mengetahui karakter tersebut sebelum pertandingan. Kegagalan menjaga pergerakan pemain pada momen krusial akhirnya memberikan ruang yang dibutuhkan Ødegaard untuk melakukan penyelesaian. Kesalahan itu menjadi salah satu detail yang ingin segera diperbaiki Allegri.
Meski kalah, Allegri tidak sepenuhnya kecewa terhadap performa yang diperlihatkan para pemainnya. Ia menilai semangat pengorbanan dan kesabaran ketika bertahan jauh lebih baik dibandingkan sejumlah pertandingan sebelumnya. Napoli mampu menjaga organisasi permainan menghadapi Arsenal yang datang dengan status sebagai salah satu tim unggulan di kompetisi Eropa. Allegri juga menilai Arsenal harus menghasilkan sebuah aksi berkualitas tinggi untuk akhirnya memecah pertahanan timnya. Hal tersebut menjadi salah satu aspek positif yang ingin dipertahankan pada pertandingan berikutnya. Menurut Allegri, tim tidak perlu terpuruk karena kekalahan, tetapi harus menganalisis kesalahan dengan tenang dan mempertahankan hal-hal yang sudah berjalan baik.
Kekalahan dari Arsenal sekaligus menjadi hasil negatif ketiga secara beruntun bagi Napoli di semua kompetisi. Sebelumnya, tim asuhan Allegri juga mengalami hasil buruk di kompetisi domestik, termasuk kekalahan 2-3 dari Inter Milan setelah sempat unggul dua gol. Situasi tersebut meningkatkan tekanan terhadap Napoli pada fase awal musim, terutama karena mereka dituntut bersaing di papan atas Serie A sekaligus tampil kompetitif di Eropa. Allegri melihat karakter kekalahan dari Arsenal berbeda karena timnya menunjukkan organisasi bertahan yang lebih baik. Pada pertandingan sebelumnya, ia menilai Napoli terlalu mudah memberikan kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol. Menghadapi Arsenal, perbaikan terlihat meskipun hasil akhir tetap belum berpihak kepada tuan rumah.
Napoli sebenarnya masih mempunyai kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah tertinggal. De Bruyne memperoleh peluang menjelang berakhirnya waktu normal, tetapi upaya tersebut tidak mampu mengubah skor. Pergantian pemain juga dilakukan untuk memberikan variasi serangan dengan David Neres dan Lorenzo Lucca masuk pada fase akhir pertandingan. Arsenal kemudian mendapatkan kesempatan memperbesar keunggulan melalui serangan balik, bahkan Kai Havertz sempat memasukkan bola pada masa tambahan waktu sebelum dianulir karena posisi offside. Napoli terus berusaha sampai pertandingan selesai, tetapi kurangnya ketepatan pada keputusan akhir kembali menghambat upaya mereka. Skor 0-1 akhirnya bertahan dan memberikan Arsenal tiga poin pertama dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.
Selain kekalahan, Napoli juga menghadapi persoalan kondisi pemain setelah pertandingan. Kiper Alex Meret tidak kembali bermain pada babak kedua dan posisinya digantikan Vanja Milinkovic-Savic. Allegri juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi Alisson Santos yang harus meninggalkan lapangan pada babak kedua karena mengalami masalah fisik. Situasi tersebut menambah pekerjaan tim medis ketika Napoli sedang membutuhkan kedalaman skuad untuk menjalani jadwal padat. Allegri berharap kondisi Meret tidak terlalu serius, sementara Alisson diperkirakan membutuhkan waktu untuk menjalani pemulihan. Kehilangan pemain dalam periode kompetisi yang padat dapat memengaruhi pilihan taktik pada pertandingan berikutnya. Napoli karena itu harus menyeimbangkan proses evaluasi permainan dengan pengelolaan kondisi fisik pemain.
Allegri kini meminta Napoli tidak larut dalam rangkaian tiga kekalahan dan segera mengalihkan perhatian pada pertandingan berikutnya. Menurutnya, kualitas permainan menghadapi Arsenal menunjukkan terdapat fondasi yang dapat dipertahankan, terutama dalam hal disiplin, konsentrasi, dan pengorbanan ketika tidak menguasai bola. Perbaikan terbesar diperlukan pada pengambilan keputusan ketika memasuki sepertiga akhir serta kemampuan menghindari kesalahan dalam situasi yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Liga Champions masih menyisakan tujuh pertandingan fase liga sehingga peluang Napoli untuk memperbaiki posisi tetap terbuka. Kapten Giovanni Di Lorenzo juga menegaskan perjalanan tim masih panjang meskipun hasil pertama tidak sesuai harapan. Bagi Allegri, tugas utama sekarang adalah memastikan kesalahan yang terjadi melawan Arsenal menjadi bahan pembelajaran sehingga Napoli dapat kembali mendapatkan hasil positif pada pertandingan selanjutnya.